Dear calon imamQ.....
Ku harap dirimu akan baik-baik saja, walau diriku jauh
Dari kejauhan doaku selalu ada untukmu
Walau dirimu tak mengaggumi diriku seperti diriku mengaggumimu.
Calon imamQ...
Taukah dirimu, begitu besar harapanku terhadap dirimu
Untuk menjadikan dirimu sebagai imam yang halal untukku
Tapi terkadang harapanku itu jauh dari kenyataan
Calon imamku....
Diawal hubungan kita, kau sudah menjanjikan sebuah arti pernikahan
Menjanjikan diriku agar halal untukmu
Menjanjikan diriku agar selalu bersamamu
Tapi setelah waktu yang cukup lama dalam hubungan kita
Dirimu seakan tak peduli dengan janjimu
Kiranya sekarang kau tak ingin menjadi imam dalam hidupku
Wahai calon imamku....
Sekiranya jika engkau tak menginginkan diriku menjadi halal untukmu
Tinggalkanlah diriku dari sekarang
Karna diriku telah berharap lebih darimu
Mimpi-mimpiku untuk menjadi istri sholeha untukmu seakan sirna
Aku berusaha menjadi wanita terbaik untukmu
Agar ketika kita disatukan dalam ikatan pernikahan
Engkau bisa bersyukur memiliki istri sepertiku.
Wahai calon imamku...
Mungkinlah diriku tak secantik wanita yang kau inginkan
Tak sepintar wanita yang kau harapkan
Bodyku pula jauh dari kategori ideal sepeerti yang kau inginkan
Diriku pula bukan berasal dari keluarga kaya
Aku juga tak pintar memasak
Begitu banyak kekurangan yang kau dapatkan dariku
Wahai calon imamku....
Janganlah kau nilai diriku sebelah mata karna
kekurangan yang ku milki
Aku sadar sesadar-sadarnya, mungkin diriku tak
pantas untukmu
Karna aku bukan tipe pasangan yang ideal untukmu.
Kadang kau mengatakan padaku, kalau diriku selalu
berpikir jelek terhadapmu
Itu bukan salahku, tapi dari gerak gerikmu,
tingkahmu, perlakuanmu
Bisa menjawab pertanyaanku yang bibirmu tak mampu
jujur
Wahai calon imamku....
Mungkin diriku bukan pasangan yang ideal bagi
dirimu
Tapi aku hanya ingin mewujudkan impianku
Impian jadi istri sholeha bagi dirimu
Ku akan belajar memasak sesuai dengan seleramu
Biar rumah kita dihiasi akan senyuman-senyuman
indah
Tak perlu mewah, biar sedrhana asal kita bersama
bahagia
Biar aku didik anak kita secara islam
Ku akan ajarkan mereka untuk mengaji
Sebagaiman ibuku telah mengajarkan aku mengaji
sewaktu kecil.
Akan ku
ajarkan kepada anak-anak kita bagaimana hidup sederhana
Wahai
calon imamku...
Jika
memang kau tidak ingin memilikiku seperti awal janjimu
Maka
akan ku ikhlaskan dirimu pergi
Biarlah
harapanku itu ku buang jauh-jauh dalam peikiranku
Jika
kelak kita tidak jodoh, maka dari kisah kita tak akan ku turunkan
Ke
anak cucu-cucuku.
Akan
kuberi pesan pada anak cucu2 yang laki2
“jika kalian tidak berniat serius terhadap wanita,
jangan masuk dalam kehidupannya
Jangan pernah memberi mereka harapan palsu yang
tak mampu kalian penuhi
Sekiranya wanita memiliki hati yang halus maka
dari itu ketika seorang wanita dalam menjalani hbungan ia selalu menggunakan
perasaan
Dan perasaannya itulah yang selalu membuatnya
kecewa dan sakit hati”.
Wahai calon imamku...
Jika aku tak pantas untukmu, semoga engkau
mendapatkan wanita
Yang lebih tulus dariku, lebih menyayangimu selain
diriku dan lebih seperti yang kau inginkan untuk menjadi wanita halal untukmu.
^_^